Senin, 09 September 2019

PureHeals Sheet Mask And Centella 65 Greentea Pack Review






Assalammualaikum Prettiest

Sesuai janji aku, bulan ini aku bakal amat sangat produktif pake bangett.... Karena aku bakalan punya banyak produk baru yang bakal aku cobain di bulan ini dan aku dengan  suka rela berbagi sama kalian pengalaman aku setelah pake produk tersebut. Baeee kan guweeh???

Sapa di sini yang suka banget pake sheet mask? kalo aku pribadi sih suka sama efek yang langsung berasa setelah pemakaian sheet mask. But, kalo dipikir lagi sheet mask itu super boros dan ngabisin duit banget. SAD... Jadi aku lebih pilih pake masker yang isinya banyak dan bisa dipake berulang kali. Maap..maap kate ye,, jiwa emak-emak emang gini. kaga mau rugii ceuu.
keii, langsung aja deh jan banyak basa-basi lagi.  Produk yang aku baru cobain ini seri Sheet Mask dari brand Korea yang baru masuk ke Indonesia. ga baru-baru banget tapi lumayan baru lah dibanding yang lain. Setahu aku ada beberapa varian, yang aku punya disini cuman ada 3. jadi aku bakal  review yang aku punya aja.

1. PUREHEALS Galactomyces & Rice Callus Mask 



Masker lembaran dengan manfaat filtrat fermentasi Galactomyces dan ekstrak Rice Callus untuk mencerahkan dan mengencangkan kulit. Memberikan kelembaban intensif agar kulit menjadi halus dan cerah seperti kaca. Klaim dari webnya seperti itu. Buat yang belum tahu mungkin Galactomyces itu apaan? Nah aku juga baru tahu kok tenang aja. Jadi Galactomyces ini adalah  sebuah jenis jamur. Jamur ini diproses secara khusus melalui proses fermentasi dan filtrasi, sehingga menjadikannya kaya akan vitamin, amino acids, serta enzim yang berkhasiat untuk kulit. Fyi produk skincare yang terkenal dengan kandungan Galactomyces adalah SKII FTE. Tapi tenang gaes jangan sedih, ga cuman SKII kok yg ada kandungan Galactomycesnya. Pureheals Galactomyces & Rice Callus ini juga kaya akan kandungan Galactomyces tapi dengan harga yang lebih merakyat. Horee!!!

Packaging
kemasannya seperti sheetmask umumnya dari plastik warna putih terdapat gambar toples dengan isi yang terlihat seperti jamur. ukuran 25g
No. BPOM : NA26180200936


Kandungan
Water, Glactomyces Ferment Filtrate, Butylene Glycol, Glycerin, Niacinamide, DipropyleneGlycol, 1,2-Hexanediol, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Carbomer, Arginine, Hydroxyethylcellulose, Allantoin, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Adenosine, Hydrolized Collagen, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl Acetate, Lavandula Angustifolia ( Lavender ), Propylene Glycol, Saccharomyces Poria Cocos Sclerotium Ferment Extract, Saccharomyces/Rehmannia Glutinosa Root Ferment Extract, Lactobacillus/ Soybean Ferment Extract, Saccharomyces/ Phellodendron Amurense Bark Ferment Extract, Sacchatomyces/Lycium Chinense Fruit Ferment Extract Filtrate, Lactobacillus /Nelumbo Lucifera Seed Ferment Extract, Lactobacillus / Rush Semialata Gall Extract Ferment, Saccharomyces / Prunus Mume Extract Ferment Filtrate, Saccharomyces / Viscum Album ( Mistletoe ) Ferment Extract, Lactobacillus/ Punica Granatum Fruit Ferment Extract, Saccharomyces / Hippophaea Rhamnoides Fruit Ferment Filtrate, Saccharomyces / Cordyceps Sinensis Ferment Filtrate, Oriza Sativa, Callus Culture Extract, Phenoxyethanol, Morus Alba Bark Extract, Carica Papaya Fruit Extract, Ceramide NP, Oriza Sativa Bran Extract, Phaseolus Radiatus Seed Extract, Butyrospermum Parkii ( Shea ) Butter, Salicylic Acid, Olea Europaea ( Olive ) Fruit Oil, Sodium Hyaluronate, Glycyrrhiza Glabra ( Licorice) Root Extract, Ethylhexyglycerine, Lecithin

Tekstur
Serumnya super melimpah, aromanya aku suka seger dan engga menyengat. Ukuran sheet masknya juga pas di wajah. Bahannya seperti kasa jaring gitu mudah diaplikasikan ga kaku atau terlalu tipis.

Harga
Di Web resminya di bandrol dengan harga Rp. 38.000

Cara Pemakaian
1.Bersihkan wajah terlebih dahulu, lalu gunakan toner
2.Buka kemasan masker dan gunakan masker pada wajah
3.Biarkan pada wajah 10 - 20 min
4.Lepaskan masker dan tepuk produk yg tersisa agar diserap oleh kulit
5. Gunakan pelembab

Result
Setelah pemakaian kulit wajah berasa lebih lembab dan cerah. apalagi kalo dipakai yang pas malam sebelum tidur. Bangun pagi pipi berasa mocchi banget

2. PUREHEALS Propolis Rose Callus Mask 



Klaim dari webnya : Masker lembaran dengan paduan ekstrak Propolis dan Rose Callus yg melembabkan dan menenangkan kulit sensitif. Juga melindungi dan menutrisi agar menjadi cerah, bersinar. 
Kalo Propolis pasti sudah familiar donk dengan kandungan skincare yang ini. karena propolis juga sempet ngehits dijamannya. Apa itu Propolis?
Lem Lebah adalah suatu zat resin yang dikumpulkan oleh lebah madu dari sumber tumbuhan seperti aliran getah atau tunas pohon. Dikumpulkan oleh lebah untuk menutupi lubang kecil, hingga 6 milimeter, sementara untuk lubang yang lebih besar digunakan malam lebah. Warnanya tergantung sumber tumbuhannya, namun biasanya coklat tua. Propolis bersifat lengket pada suhu ruangan atau di atasnya (20 °C). Sementara jika lebih rendah, akan menjadi keras dan rapuh. Dalam propolis terdapat anti-inflammatory, anti-bacteria, anti fungal dan anti-viral. Makanya propolis selalu menjadi andalan ketika badan mulai terasa nggak enak, karena bisa meningkatkan sistem imun tubuh. Lalu gimana dengan fungsinya untuk kulit?
Propolis sangat direkomendasikan untuk pemilik kulit berjerawat atau acne prone, karena pada dasarnya propolis adalah antiseptik, yang bisa meredakan jerawat meradang atau kulit iritasi karena bakteri dan juga kotoran. Selain itu propolis juga memiliki fungsi regenerasi dan healing properties yang artinya bisa membantu untuk menguatkan dan mengembalikan lapisan kulit yang rusak akibat jerawat tadi. ( sumber : female Daily )
Nah ini yang kira-kira nanti bakal cocok di kulit aku. but... apa bener begitu? Baca samapi habis ya..

Packaging
kemasannya seperti sheetmask umumnya dari plastik warna putih terdapat gambar toples dengan isi sarang madu di dalamnya. ukuran 25g

Kandungan


Water, Propolis extract, Butylene Glycol, Glycerin, Niacinamide, DipropyleneGlycol, 1,2-Hexanediol, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Carbomer, Arginine, Hydroxyethylcellulose, Allantoin, Xanthan Gum, Disodium EDTA, Adenosine, Hydrolized Collagen, Sodium Ascorbyl Phosphate, Tocopheryl Acetate, Lavandula Angustifolia ( Lavender ), Propylene Glycol, Saccharomyces Poria Cocos Sclerotium Ferment Extract, Saccharomyces/Rehmannia Glutinosa Root Ferment Extract, Lactobacillus/ Soybean Ferment Extract, Saccharomyces/ Phellodendron Amurense Bark Ferment Extract, Sacchatomyces/Lycium Chinense Fruit Ferment Extract Filtrate, Lactobacillus /Nelumbo Lucifera Seed Ferment Extract, Lactobacillus / Rush Semialata Gall Extract Ferment, Saccharomyces / Prunus Mume Extract Ferment Filtrate, Saccharomyces / Viscum Album ( Mistletoe ) Ferment Extract, Lactobacillus/ Punica Granatum Fruit Ferment Extract, Saccharomyces / Hippophaea Rhamnoides Fruit Ferment Filtrate, Saccharomyces / Cordyceps Sinensis Ferment Filtrate, Callus Culture Extract, Phenoxyethanol, Morus Alba Bark Extract, Carica Papaya Fruit Extract, Ceramide NP, Phaseolus Radiatus Seed Extract, Butyrospermum Parkii ( Shea ) Butter, Salicylic Acid, Olea Europaea ( Olive ) Fruit Oil, Sodium Hyaluronate,Rose Flower Oil, Laminaria Digitata Extract, Tagetes Minuta Leaf Oil, Ethylhexyglycerine, Lecithin


Tekstur
Serumnya banyak, aromanya kayak cytrus gitu. Seger


Harga
di Web Rp. 38.000

Cara Pemakaian
1.Bersihkan wajah terlebih dahulu, lalu gunakan toner
2.Buka kemasan masker dan gunakan masker pada wajah
3.Biarkan pada wajah 10 - 20 min
4.Lepaskan masker dan tepuk produk yg tersisa agar diserap oleh kulit
5. Gunakan pelembab

Result
Efek mencerahkannya ga terlalu terlihat cuman lembabnya aku suka, bener-bener bikin kulit aku yang biasanya kering pas bangun tidur jadi kelihatan sehat gitu


3. PUREHEALS Volcanic Grape Callus Mask 




Klaim di web : Masker lembaran dengan ekstrak Volcanic Ash Grape Callus untuk mengecilkan pori-pori agar kulit tampak mulus dan kencang. 


Packaging
kemasannya seperti sheetmask umumnya dari plastik warna putih terdapat gambar toples dengan isi batu-batuan dan anggurt di dalamnya. ukuran 25g

Kandungan
Aqua, Sea water,Butylene Glycol, Glycerin, 1.2-Hexanediol, Dipropylene Glycol, Niacinamide, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Arginine, Carbomer, Pathenol, Volcanic Ash Extract, Allantoin, Adenosine, Hydroxyethylcellulose, Disodium EDTA, Xanthan Gum, Polygonum Multiflorum Root Extract, Citrus Aurantium Bergamia Fruit Oil, Tocopheryl Acetate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Coffea Arabica Seed Extract, Limonene, Fomes Officinalis Extract, Vitis Vinifera Callus Culture Extract, Sodium Nitrate, Linalool, Hyaluronic Acid, Phenoxyethanol, Glyoxal, Castanea Crenata Shell Extract, Diospyros Kaki Leaf Extract, Salix Nigra Bark Extract, Pulsatilla Koreana Extract, Usnea Barbata Extract, Zanthoxylum Piperitum Branch / Leaf Extract, Ceramide 3, Linoleic Acid, Salicylic Acid, Ethylhexylglycerine, PEG-40, Hydrogenated Castor Oil, Lecithin, Sodium Hyaluronate


Tekstur
Serumnya superr melimpah bisa dipakai ke leher sampe tangan dan kaki juga. tekstur sheet nya aku suka karena pas di wajah ga terlalu kegedean. wanginya seger

Harga
di Web Rp. 38.000

Cara Pemakaian
1.Bersihkan wajah terlebih dahulu, lalu gunakan toner
2.Buka kemasan masker dan gunakan masker pada wajah
3.Biarkan pada wajah 10 - 20 min
4.Lepaskan masker dan tepuk produk yg tersisa agar diserap oleh kulit
5. Gunakan pelembab

Result
Nah kalo yang volcanic ini lebih berasa kenceng gitu di kulit, sekilas pori2 juga kelihatam lebih rapet. suka deh aku


PUREHEALS CENTELLA 65 GREEN TEA PACK




Selain Sheet masknya, si Pureheals juga ada wash off mask alias masker bilasnya. Pureheals Centella 65 Green Tea Pack ini walaupun kelihatannya kecil tapi dia bisa dipakai sam 3-4kali loh dan jadi super hemat sih. Apalagi Centella Green Tea Pack ini juga ga kalah enak dibanding sheet masknya.
so langsung aja kita mulai dari 

Packaging



bentuknya ngingetin aku sama jajanan anak gitu. kayak coklat yang bisa dicolek sama biscuit di dalemnya. isinya 10ml yang pas aku buka aku pikir bakalan sekali pake langsung habis. ternyata aku sudah pake 2 kali dan masih banyak aja donk sisanya. Jadi dia semacam jar gitu, terus bukanya tinggal dikelupas aja tutup atasnya yg dari plastik. nah minusnya kalo uda kita buka, kita harus isolasi lagi tuh pinggiran tutup plastiknya biar ga kebuka terus dan bikin ga higienis atau ga malah bikin kering. Bagian depan ada nama produk juga gambar si centella nya itu sendiri , atau kalo di Indonesia biasa disebut pegagan

Berkas:Pegagan.jpg

nah buat yang ga tahu apa itu centella alias pegagan yang sekarang lagi hype banget dipakai sebagai kandungan masker. tuh dia, idola masa kininya.
Biasanya tumbuh di tempat-tempat lembab, kayak pinggir sungai atau sawah gitu.
Masih di bagian depan, ada tulisan Ingredients dari si masker ini. super imut sampai nyaris juling ngeliatnya.  lanjut bagian belakang, karena ini sekarang sudah masuk ke Indonesia jadilah bagian belakang itu di tempel stiker keterangan fungsi dan cara pakai dalam bahasa Indonesia. Nah masker ini juga udah terdaftar di BPOM ya jadi ga perlu kuatir tentang keamanannnya. dan ga lupa juga ada tanggal Kadaluarsa.

Tekstur



Teksturnya padat kental gitu terus ada bulir-bulir daun centella nya. jadi pas diaplikasikan akan terasa sedikit tekstur dan ga rata. Aroma greentea dan dedaunan lumayan dominan. Beberapa ada yang merasa terganggu dengan aromanya. Kalo aku pribadi ga masyalaah...Warna maskernya agak krem dengan titik kehijauan.

Cara Pakai

1. Bersihkan Wajah
2. Aplikasikan produk secukupnya ke seluruh wajah
3. Tunggu 10 menit lalu bilas
4. Gunakan Toner dan krim pelembab

Harga

Di Web resmi masker ini dibandrol dengan harga Rp. 58.000,-  cukup pricey sih buat masker sekecil ini.

Result

Nah aku sudah bilang kan di awal kalau aku itu memang pada dasarnya suka sama masker bilas kayak gini. Jadi aku suka banget kare setelah selesai di bilas walaupun kulit ga kelihatan berminyak tapi efek lembut dan moistnya itu tetap berasa. Pas disentuh kulit jadi lebih halus.





So, menurut aku masker ini sangat layak buat dicoba. Walaupun buat harga lumayan pricey sih menurut aku. tapi kalo liat hasil setelah pemakaian aku rasa pantes lah kalo memang harganya mahal.
Buat kalian yg mau cobain bisa langsung klik disini .bisa juga follow akun Instagramnya Pureheals.
makasih semua buat yang uda mampir tetap jalin silahturahmi yess.. follow juga Instagram aku
Sampai ketemu lagi di post selanjutnya.


Wassalammualaikum

Kamis, 05 September 2019

PRATISTA ACNE NIGHT CREAM DAN GLYQUA MOISTURIZING CREAM REVIEW



Assalammualaikum Beautifull...
ga berasa ya udah masuk bulan September aja nie. Bulan baru awal bulan lagi pasti uang gajian masih banyak donk ya... iyekan???? wkwkwkw.
Masalah kulit aku tuh ga jauh-jauh dari jerawat dan beruntusan. hilang satu tumbuh seribu. kayaknya pepatah itu cocok banget buat menggambarkan kondisi kulit aku kemarin-kemarin ini.
         Ditambah kegiatan aku sebagai seorang beauty blogger bikin aku wajib buat cobain bermacam-macam produk beauty dan juga skincare. Kadang bukannya cocok dengan satu skincare malah tambah parah jadinya.... T.T
          Sebulan kemarin aku tuh cobain produk dari Pratista. Ini bukan produk pertama dari Pratista yang aku pakai sih. sebelumnya aku juga pernah cobain produk dari Pratista yang seri Centella. Kali ini aku coba yang acne series karena kondisi kulit aku yang sedang berjerawat.
         Di sini aku bakal bahas 2 produk yang bener-bener aku suka karna ngaruh banget di kulit aku. Yang pertama adalah Pratista Acne Night Cream dan yang kedua adalah Pratista Glyqua Moisturizing Cream. So aku bakal mulai bahas dari yang pertama dulu ya.

Pratista Acne Night Cream

Krim malam ini digunakan khusus untuk mengatasi keluhan jerawat. Mengandung antibiotik untuk membasmi bakteri yang menyebabkan jerawat serta antiinflamasi untuk mengatasi peradangan.



Krim malam penghilang Jerawat Pratista Acne Night Cream terdiri dari 5 Grade Dosis pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan jenis kulit yaitu :

Knol : Untuk usia dibawah 18thn, untuk jenis kulit yang sensitif, Ibu hamil dan menyusui
K25 : Untuk jenis kulit normal.
K50 : Direkomendasikan jika, setelah menggunakan K25 masih belum memberikan hasil yang maksimal. Tidak untuk jenis kulit yang
K100 : Direkomendasikan jika, setelah menggunakan K50 masih belum memberikan hasil yang maksimal. Tidak untuk jenis kulit yang
K50Q : Direkomendasikan untuk kamu yang jerawatnya sudah mulai berkurang dan terdapat banyak noda hitam bekas jerawat. Tidak untuk jenis kulit yang sensitif

Nah yang aku coba itu levelnya Knol, untuk jenis kulit sensitif kayak aku ini. aku seneng banget karena cream malam ini ada pilihan grade yang bisa disesuaikan sama kondisi dan jenis kulit kita. jadi ga dipukul rata satu cream buat semua jenis kulit, yang buat aku itu agak ga masuk akal ya. Apalagi Night cream kayak gini.

Packaging :
 hampir seperti packaging pratista yang lain, berbentuk jar bulat dengan warna putih sedikit transparant. tutupnya berwarna putih susu. untuk ukuran krim malam packaging pratista ini tergolong mungil jadi kalo untuk travelling bisa banget karena ga makan tempat. bagian depan ada tulisan Pratista berwarna Magenta juga nama cream. bagian belakang seperti biasa ada tulisan berwarna hitam yang berisi tentang fungsi serta kandungan krim itu sendiri.

Tekstur dan aroma :





Teksturnya kayak cream yang ga terlalu pekat berwarna putih susu. tidak lengket setelah diaplikasikan malah seperti gel. setelah meresap muka akan terasa seperti memakai peel off mask. jadi bisa bayangin kan kalo pake peel off mask itu kayak muka dilapisi plastik wrap terus kayak ketarik gitu. nah si pratista ini kayak gini. cuman buat beberapa saat aja sih, lama-lama ga akan terasa aneh lagi. oiya.. di kulit wajah aku ada efek cekit-cekit yang lumayan berasa disekitar mulut dan hidung. memang di keterangan krim ini sudah ditulis untuk menghindari penggunaan krim di area sekitar sudut bibir, sudut mata dan sudut cuping hidung. Aromanya sih ga terlalu mengganggu, kayak wangi krim malem biasa tanpa pewangi gitu.

Kandungan  :
Clindamicyn, Salicylic Acid , Biosulfur, Niacinamide
Cara Pemakaian
Cukup gunakan secara tipis dan merata saat kondisi kulit agak lembab setelah mencuci wajah. Penggunaan krim malam disertai dengan rangkaian produk anti acne series akan menunjukan hasil setelah 7 sampai 21 hari pemakaian.Untuk beberaqpa jenis kulit biasanya disertai reaksi purging. Yaitu timbulnya beberapa jerawat-jerawat kecil diarea wajah selama 2-6 minggu, tapi setelah itu wajah akan bersih, dan bebas jerawat serta tampak lebih sehat. Hindari penggunaan krim di area sekitar sudut bibir, sudut mata, dan sudut cuping hidung. 

Harga 
dibandrol dengan harga Rp. 70.000.

Kesimpulan :
Setelah pemakaian 30 hari yang aku rasakan beruntusan aku di daerah dahi dan pipi sudah jauh berkurang bahkan hampir tidak ada. beberapa jerawat hormonal masih muncul tapi lebih cepat sembuhnya. diawal ada reaksi perih dan cekit-cekit disekitar mulut dan hidung. mungkin lebih baik dihindari. tapi setelah 10hari pemakaian sudah tidak ada rasa perih. wajah ga hanya jadi bersih juga terlihat lebih cerah dan bersinar.

Plus ( + )

  •  ampuh mengatasi beruntusan 
  • jerawat hormonal yang biasanya besar dan bandel lebih cpt sembuh
  • muka terlihat lebih cerah dan sehat
  • kemasan kecil dan travel friendly
  • harga terjangkau
Minus ( -)
  •  ada sensasi rasa perih dan cekit-cekit di awal pemakaian


Pratista Glyqua Moisturizing Cream




Sebagai orang dengan kulit sensitif yang gampang banget beruntusan dan merah-merah. agak bingung juga kalo milih produk pelembab. yang beneran melembabkan tanpa bikin iritasi dan beruntusan. Pas banget aku nyoba sih Glyqua ini, karena teksturnya yang lebih ke gel dibanding cream jadi lebih gampang diserap sama kulit. ga bikin over moisture yang bikin kayak kilang minyak. Sekadar info kalo si Glyqua ini sebenarnya semacam pengganti dari Pratista Calming Cream yang uda di discontinue. aku pernah coba juga sih cuman calming cream kalo aku bilang masih oke si glyqua ini efeknya di kulit aku. Yuk kita bahas lebih jauh tentang Glyqua ini

Packaging 
Nah produk satu ini kemasannya agak berbeda dibanding krim-krim Pratista yang lain. Kemasannya agak lonjong dan lebih besar di bagian bawah dibanding acne night cream atau bahkan Calming cream. Cukup mencolok kalo dijejerin sama temen-temennya sesama produk Pratista. Warna jarnya putih dengan tutup juga berwarna senada. bagian depan ada logo pratista dan nama produk, bagian belakang ada keterangan kandungan dan juga cara pemakaian.

Tekstur dan aroma




warnanya putih susu , ga terlalu kental. lebih ke arah lotion. saat diaplikasikan cepet merata dan meresap ke kulit. kulit lebih adem dan moist. aromanya seger kayak aloe vera gel

Kandungan
Aqua, Caprylic/Capric Trigyceride, Glycerin, Laureth-23, Sodium Dicocoylethylenediamine PEG-15 sulfate, Sodium Laroyl Lactylate, Behenyl Alcohol, Glyceryl Stearate, Glyceryl Stearate Citrate,Trehalose, Squalane, Phenoxyetanhol, Disodium EDTA, Glycine Soja Oil, Sodium Oleate, Hydrogenated Lecithin, Oligopeptide-34, Ethylhexylglycerin, Butyrospermum Parkil, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Schizopylian, Cyclopentasiloxane, Dhimeticono, Ethylhexyl Cocoate, Phenyl Trimethicone, Dimethicone, Lecithin, Glycolipids, Caprylyl Glycol, Tocopheryl Acetate, Allantoin, Dipotassium Glycyrrhizate, Bisabolol.

Cara Penggunaan
oleskan secara tipis dan merata pada wajah dan leher. gunakan pada pagi dan sore hari

Harga
Rp. 75.000 / 12,5gr


Kesimpulan
setelah satu bulan pemakaian wajah aku jadi lebih lembab. aku suka yg glyqua ini dibandingkan calming cream. karena teksturnya yang lebih light dan mudah meresap. Efek ke wajah aku juga lebih lembab, apalagi kalo aku pakai sebelum pengaplikasian make up. lebih moist sehingga make up diatasnya jadi lebih menyatu. yang paling penting di wajah ga terasa lengket yang mengganggu.

plus (+)

  • Lightweight               
  • mudah diserap kulit            
  • efek lembabnya dapet
  • aman untuk ibu hamil, menyusui dan kulit sensitif      
minus (-)

  • kemasannya sedikit memakan tempat dibanding produk pratista yang lain


So kurang lebih itu pendapat aku tentang kedua produk dari pratista ini. keduanya memang cocok di aku tapi balik lagi kalo skincare itu cocok-cocokan. harus mencoba dulu baru tahu itu cocok jugakah di kulit wajah kalian. Untuk kalian yang belum tahu tentang Pratista dan pengen tanya-tanya dan cari tahu lebih lanjut bisa klik disini .

 thank you so much buat yang sudah baca dan siap-siap di Bulan ini bakal banyak blog post baru dari aku karena aku bakal jadi lebih produktif lagi. see you


Wassalammualaikum

Rabu, 14 Agustus 2019

Lacoco Cos-vie Woman Hygiene Treatment Essence Review





Assalammualaikum Beauties

Cuaca yang ga karuan ini ga cuman wajah aku yang jadi ga karuan. Daerah kewanitaan juga ikut ga karuan rasanya. Hawanya kan panas dingin ya kayak orang meriang. Bikin daerah kewanitaan aku jadi ga nyaman. Kadang ada rasa gatal dan cekit-cekit gitu. Dan tau sendiri donk kalo itu mengganggu banget. Selama ini sih aku ga tau perawatan Kewanitaan itu apa aja. Setahu aku asal dibersihkan dengan sabun khusus aja sudah oke lah ya.. pH juga ga akan terganggu. Tapi kok ternyata pake sabun khusus aja ga cukup loh. Baru tahu kan ya??? Sama aku juga.
Cuss... Terusin bacanya sampe selesai biar berguna nih ngetik panjang lebar. Luv💗

Apa sih Cos-vie Woman Hygiene Treatment Essence yang sesudahnya aku singkat aja jadi CWHTE ya.  Jadi CWHTE ini adalah produk perawatan khusus daerah kewanitaan yang diformulasikan dengan lactic acid dan ekstrak manjakani serta lidah buaya. Fungsinya apa sih??? Fungsinya yang pasti untuk menjaga kestabilan pH sehingga ga ada lagi tuh rasa gatal plus cekit-cekit dan juga bau tak sedap di daerah khusus kewanitaan kita. Dan satu lagi CWHTE ini juga dilengkapi dengan ekstrak bunga sakura yang bisa bikin daerah kewanitaan kita jadi lebih cerah. Apalagi buat buibu yang sudah nikah kayak aku gini ini tuh penting loh gaes. Bisa nambah rasa percaya diri di depan suami. Biar makin disayang.

Kemasan




  Untuk Box nya hampir serupa dengan Hydrating essence nya berwarna hitam dengan aksen gold di bagian samping juga atas dan bawah.


Dibagian belakang box ada keterangan produk dan dibawah box ada keterangan expired date serta kode produksi. Seperti hal nya produk Lacoco yang lain CWTHE ini juga cruelty free dan juga halal.

Botolnya sendiri berbahan plastik kokoh yg diwarna dan dibentuk menyerupai besi berwarna gold menambah kesan mewah dan luxury produk ini. Part yang paling penting dari suatu produk itu buat aku harus higienis. Apalagi ini diperuntukkan buat daerah khusus wanita jadi aku seneng banget karena ini ada pump nya





Kandungan

Water, Glycerin, Polyquaternium-73, Orbignya Oleifera Seed Oil, Phenoxyethanol, Butylene Glycol, Dicaprylyl Ether, Aloe Barbadensis Leaf Juice, Propylene Glycol, Quercus Invectoria (Gall) Extract, Polyglyceryl-10 Dilaurate, Lactic Acid, Ethylhexylglycerin, Prunus Serrulata Flower Extract, Fragrance 


Tekstur dan Aroma




Agak kaget juga pas pertama kali nge pump produknya. Ternyata kayak air banget. Pikirku bakal kayak serum gitu yang agak kental dan berwarna putih. Ternyata bening dan kayak air.  Dan ada aroma wangi yang kalem dimana aku suka banget sama wanginya


Cara Pemakaian

Oleskan pada bagian luar inget ya gaes hanya bagian luar daerah kewanitaan kita. Pada kulit yang bersih dan kering. Serta tidak perlu dibilas. Kalo misalnya kalian lagi Menstruasi disarankan buat ga digunakan dulu. Dan tidak boleh digunakan pada wanita hamil.


Harga

Dibandrol dengan harga Rp. 275.000,-
Kalian bisa dapatkan Di sini

Kesimpulan

Setelah 28 hari pemakaian yang aku rasain daerah sekitar kewanitaan aku jadi lebih fresh. Ga ada rasa gatal atau cekit-cekit yang biasanya aku alamin pada saat cuaca lagi gerah atau panas. Lebih nyaman aja rasanya. Kalo untuk efek mencerahkan aku masih belum merasakan cuman so far aku puas sih dengan efeknya yang bikin daerah kewanitaan aku jadi lebih nyaman.

Plus (+)


  • Packagingnya super gemes
  • Aromanya wangi dan tidak menyengat
  • Rasa gatal dan gerah di daerah kewanitaan hilang
Minus (-)

  • Harganya lumayan pricey buat aku. Agak mikir kalo mau repurchase


So sekian pengalaman aku selama pakai produk Lacoco Cos-vie Woman Hygiene Treatment Essence. Bangga juga ga sih produk lokal sudah sehebat ini sekarang. Yuk mulai support produk lokal dengan beli produk lokal. Terima kasih sudah mampir..

Wassalam

Selasa, 13 Agustus 2019

Review Lacoco Hydrating Divine Essence





Assalammualaikum

Cuaca lagi ga menentu nie. Sebentar panas sebentar dingin. Efeknya di kulit aku jadi gampang beruntusan.  Kalo kalian apa juga ngalamin hal yang sama kayaka aku??
Aku ini lagi mulai concern dan menyukai perskincare-an walaupun ga pinter-pinter amat ilmunya. Kali ini aku mau bagiin sedikit pengalaman aku selama mencoba Lacoco Hydrating Divine Essence. Kita mulai dari apa sih Lacoco itu....
Jadi Lacoco ini asli produk lokal yang sudah ada sejak tahun 2017. Nama Lacoco diambil dari kata coconut alias kelapa yang merupakan pohon berjuta manfaat. Mungkin lacoco ini terinspirasi dengan filosofi pohon kelapa yang dari akar sampai daunnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan hidup manusia.
Waktu pertama kali tahu tentang Brand ini yang ada dipikiranku... " wah, produk Korea pasti"  Ga bisa dipungkiri kalo dilihat dari packagingnya yang mewah dan penuh inovasi ga sedikitpun aku mikir kalo ini produk lokal. Maaf.. Maaf kata ya.. Karena rata2 produk lokal memilih mengemas produknya dengan biasa-biasa aja. Padahal kualitasnya oke. Lain cerita dengan  si Lacoco ini yang merupakan produk dari PT. NASA asli karya anak bangsa.
      Yang akan aku kupas kali ini adalah Lacoco Hydrating Divine Essence. Dimana produk ini merupakan essence dimana essence itu fungsinya memaksimalkan kerja skincare yang nantinya kita aplikasikan diatasnya. Buat yang bingung essence ini diaplikasikan di step mana. Biasanya essence ini dipakai setelah toner. Yuk mulai kita bahas Lacoco Hydrating Divine Essence ini.

Kemasan

Dikemas dalam box hitam dengan list berwarna krem yang terkesan ga neko-neko menambah kesan mewah produk ini. Sayang banget kardus pembungkusnya agak tipis dan rapuh. Jadi saat pengiriman si kardus mudah penyok.


Bagian belakang kardus ada keterangan produk




Di bagian bawah kardus terdapat keterangan kode produksi, expired date dan terdapat gambar kelinci yang artinya produk dari Lacoco ini tidak diuji cobakan pada hewan alias cruelty free. Point plus buat aku nie.



Untungnya sih ga sampai membuat bagian dalamnya rusak. Untuk kemasan produknya sendiri. Terbuat dari bahan sejenis plastik yang kokoh yang dibuat menyerupai besi. Dengan warna rose gold yang mewah dan pump diatasnya yang memudahkan untuk pengambilan produk.



Aku pribadi suka sama konsep packagingnya yang luxury ini. Selain terkesan mewah desainnya juga ga biasa untuk ukuran produk lokal.



Kandungan

Lacoco Hydrating Divine Essence mengandung Melazero sebagai bahan aktif yang dapat mencerahkan wajah tapi tidak menyebabkan iritasi. Melazero ini juga mampu memudarkan hyperpigmentasi misalnya aja bekas jerawat, flek hitam ataupun bekas luka. 




Dilengkapi dengan vitagen sebagai antioxidant yang berfungsi sebagai anti aging dan juga memperbaiki sel kulit yang rusak akibat terkena paparan sinar UV. Juga ada kandungan Aloe Vera sebagai bahan moisturizer dan shooting skin. 





Aroma

Ada sedikit tercium wangi yang samar dalam essence ini. Tidak terlalu menyengat dan hampir tidak tercium kecuali kita bener-bener menciun aromanya dari dekat


Tekstur

Seperti halnya essence, tekstur si Lacoco ini juga lebih watery sehingga cepat meresap dalam kulit. Saat di aplikasikan terasa sejuk dan dalam waktu 1 menit sudah meresap. 



Cara Pemakaian

Gunakan 3-4 pump dan aplikasikan pada wajah dan leher, gunakan setelah toner.

Result

Selama pemakaian Lacoco Hydrating Divine Essence ini selama 30 hari. Efek yang aku rasakan wajah jadi lebih cerah. Beruntusan mulai berkurang walaupun untuk kulit kering aku, produk ini kurang melembabkan. Ya karena fungsinya sebagai essence dan bukan moisturizer kali ya.  Hehehe. 

Ini foto before dan after aku setelah pemakaian Lacoco Hydrating Divine Essence.




Bisa dilihat kalo sebelumnya wajah aku banyak jerawat aktif dan beruntusan. Setelah pemakaian beruntusan dan jerawat jauh berkurang serta warna kulit lebih merata dan lebih cerah.

Untuk Produk lokal buat aku harganya lumayan Pricey. Untuk satu botolnya ukuran 50ml Produk ini di bandrol seharga Rp. 250.000.  Tapi... Setelah mencoba dan melihat sendiri hasilnya. Aku jadi merasa kalo 250ribu itu ga sia-sia . 

Buat yang penasaran bisa langsung klik Di sini .. 

Sekian dulu dari aku, semoga tulisan aku ini bisa membantu kalian yang lagi bingung cari essence lokal dengan kualitas dan tampilan Korean. 

Wassalam




Minggu, 28 Juli 2019

Fanbo Choco Rush LipCream Swatches and Review



Assalammualaikum Beauties....

Bulan Juli ini banyak banget produk baru yang aku cobain dan Alhamdulillah produk-produk ini memang semua pada bagus-bagus. Jadi ga sabar pengen berbagi sama kalian semua.
     Salah satu Brand lokal yang aku kagumi, bukan sekadar suka tapi beneran kagum adalah Fanbo Cosmetics. Kenapa demikian, Fanbo Cosmetics merupakan brand lokal yang ga henti-hentinya ngasih inovasi-inovasi terbaru disetiap launching produknya. Dengan harga yabg sangat bersahabat tapi kualitas barang yang kita dapatkan setara dengan produk dengan harga 2xlipat harga si Fanbo ini.
    Yuk mulai kenalan sama si super gemesh Fanbo Choco Rush Lip Cream.

¤Packaging : dikemas dalam plastik akrilik tebal berwarna bening. Dengan tutup ulir warna pastel pink. Di bagian depan botol terdapat motif polka berwarna putih. Yang menambah tingkat kegemesan botol lip cream ini


¤ Ingredients: sayang banget tulisan yg berisi tentang informasi lip cream ini berada di plastik pembungkusnya. Sehingga begitu kita buka. Informasinya juga ikut terbuang. Tapi di official account Fanbo sendiri disebutkan bahwa lipcream ini mengandung Vit E dan anti oksidan sehingga selain mempercantik juga dapat melindungi bibir kita.

¤Aplikator : berbentuk Flat Doe foot yang memudahkan pengaplikasian lip cream. Serta gagangnya yang lentur sehingga mudah banget buat ngikutin bentuk bibir kita.



¤Tekstur.  : tidak terlalu creamy. Untuk warna no 3 malah cenderung liquidy. Tapi walaupun tidak terlalu kental. Tapi warnanya cukup opaque. Sehingga dalam sekali dip cukup untuk menutup seluruh permukaan bibir. Tidak bikin bibir kering karena tidak deadmatte.

¤Pigmentasi : pigmentasinya bagus sehingga pemilik bibir gelap tidak perlu ragu buat pakai karena bisa menutup bibir gelap juga.



¤Transferproof: No. Karena teksturnya yang ga deadmatte jadi lipcream ini masih bisa transfer kalo dipakai makan atau minum.

¤Staying power : 8 jam tanpa dipakai makan dan minum.

¤Pilihan Shade :

01 It's Amberday




02 Rouge In Minute



03 HoneyMonth



04 Scarlet Week



05 During Sepia Hour



Bisa di lihat kan kalo kelima warna-warnanya itu super cantik. Warna aman untuk dipakai sehari-hari. Anter anak sekolah, arisan, beli kangkung, jual gorengan... Bisa!!!
    Dan menurut kalian berapa sih harga lip cream sebadai ini??
Fanbo Choco Rush Lip Cream ini dibandrol dengan harga Rp. 51.000 . Ga main-main memang Fanbo ini memanjakan konsumennya. Lip Cream seciamik itu dibandrol dengan Harga cuma lima puluh ecu gaes.... Plok...plok..plok...
   So buat kalian yang uda baca ripiu dari aku ini dan masih ragu-ragu juga. Beli satu shade deh cobain dulu ga bakal rugi juga kalo ga cocok. Tapi seriously..  Sekali beli pasti bakal penasaran sama shade-shadenya yang lain.
      Thank you uda mampir dan see you in my next review.
XOXO

Wassalammualaikum

Selasa, 23 Juli 2019

Zoya Aloe Vera Moisturizing and Shooting Gel Review





Assalammualaikum

     Cuaca yang ga karuan gini ngaruh juga ga sih di kulit kalian? Kalo aku sih iya. Sekarang kulit aku jadi kering banget. Bahkan sempet dehydrasi dan beruntusan di daerah dahi dan pipi kanan.
Biasanya aku suka banget pakein Aloe Vera Gel ( AVG ). Cuman sekarang lagi belum nemu AVG yang pas di hati. Sempet suka sama suatu produk tapi lama-lama produk itu uda ga ngasih efek apa-apa di kulit aku. Alhasil uda ga repurchase lagi deh.
     Nah.. Terus aku tuh dikirimin produk barunya Zoya Cosmetics. Ternyata produk barunya itu Aloe Vera Gel donk.    

   

 
  Pakagingnya super luv banget. Boxnya berbentuk box yang biasa dipakai buat cake atau pastry gitu. Dengan diberi pita putih bertuliskan Zoya Cosmetics diatasnya. Dalamnya ada kartu dari Zoya Cosmetics.
Jar nya sendiri seperti cup ice cream gitu. Dengan warna putih polos.
 Brb aku cobain. First impression aku pake AVG dari Zocos ini adalah ga lengket. Karena biasanya AVG aku pake juga sebagai Base makeup jadi aku selalu cari yang emang cepet meresap. Untuk wanginya emang agak sedikit strong dalam artian wanginya seger tapi cukup kuat kecium. Bukan aroma AVG yang samar-samar gitu. Buat kalian yg ga terlalu suka aroma yang kuat mungkin agak terganggu. Buat aku sih ga terlalu masalah ya. Soalnya wanginya juga enak sih. Terus setelah dipakai dan produk meresap wanginya juga uda ga terlalu kecium. Teksturnya juga ringan dan melembabkan. Bahkan saat aku tumpuk dengan skincare lain diatasnya dia ga jadi merupul gitu yang kayak daki. Jadi bisa dilapisin sunscreen atau day cream kalian biasanya.


       Disebutkan juga kalo Aloe Vera Gel dari Zoya Coametics ini punya banyak banget kegunaannya. Misalnya saja:
Melembabkan dan menutrisi kulit yang kering, baik pada wajah dan tubuh
Dapat digunakan untuk melembabkan dan menutrisi rambut yang kering
Menyegarkan kulit yang terbakar karena terpapar sinar matahari
Membantu mengembalikan kesehatan dan mencerahkan kuku yang kusam
Membantu menenangkan kulit yang iritasi akibat cukur/waxing
Tekatur ringan dan lembut tanpa rasa lengket
Dapat menenangkan kulit yang kemerahan akibat jerawat
Dapat digunakan sebagai base makeup
Dapat digunakan sebagai masker mata, masker wajah dan masker tidur
Cocok untuk semua jenis kulit dan dapat digunakan setiap hari

Dari sekian banyak Fungsi Zoya Aloe Vera Gel ini. Yang aku rasain bener-bener yaitu sebagai base makeup dan juga sebagai pelembab untuk kulit kering aku. Dan emang bener-bener terasa di pemakaian pertama. Kulit emang berasa lembab dan segar. Di beberapa AVG lokal malah setelah sensasi dingin pemakaian biasanya akan ada sensasi panas. Jadi ademnya cuman diawal aja. Aku pikir itu mungkin karena kandungan Alkoholnya cukup tinggi. Zoya Aloe Vera Gel ini beda setelah dipakai terasa sensasi adem dan setelah sensasi adem itu hilang. Ga ada sedikitpun rasa panas di muka. Dan kulit masih tetap terasa lembab bahkan setelah AVG ini meresap.



Dilihat dari kandungannya, Zoya Aloe Vera Gel ini masih terdapat kandungan Alkohol di dalamnya. Mungkin untuk yang sensitif dengan alkohol perlu berhati-hati. Tapi aku juga biasanya kalo kandungan alkohol dalam produk yang aku pakai itu tinggi. Kulit aku pasti bereaksi. Misalnya beruntusan atau kemerahan. Dan pakai Zoya ini enggak ada tuh efek kemerahan atau beruntusan. Jadi aku rasa kandungan alkoholnya pasti tidak terlalu besar.
     Yang paling aku ga menyangka adalah saat aku pakai Zoya Aloe Vera Gel ini sebagai base makeup. Makeup aku jadi lebih awet dan ga geser-geser. Jadi si Zoya AVG ini seperti mengikat foundation ataupun Cushion aku supaya stay ditempat dan ga bergeser. Heran ga???? Sama aku juga heran kok. Dan perlu digaris bawahi adalah aku ga sekalipun set foundation dan cushion aku pake bedak. Jadi seharusnya sih bakalan bergeser dan ga awet. Apalagi aku pakai buat foto-foto outdoor dan panas-panasan. Keringetan uda ga tau kayak apa. Complexion aku masih setia di tempat. Kedengerannya ga nyata sih bahkan buat aku. Tapi ini beneran dan aku juga masih heran. Kok isoooo???!!!
       Jadi apakah Zoya AVG ini harganya "harga teman" seperti produk Zoya yang lain. Yess... Zoya AVG ini dibandrol dengan harga sekitar Rp.50.000,-  . untuk ukuran AVG seberat 100g ini tuh murah banget loh.
    Kalo ditanya kurangnya apa. Buat aku pribadi walaupun packagingnya zuper kyut. Tapi aku lebih suka kalo dia dikemas dalam tube yang lebih travel friendly. Karna aku yakin bakal sering banget bawa ini kalo bepergian kemana-mana. Yess.. Secinta itu.


    So... Semoga review aku ini sedikit memberikan pencerahan buat kalian yang masih bingung mau cobain Aloe Vera Gel yang mana. Nah.. Murah, lokal, Mantul, Gampang dicari... Ini definisi aku buat Zoya Aloe Vera Gel ini... Selamat mencoba


Wassalammualaikum

Jumat, 05 Juli 2019

Papa Recipe Color Combination Eye Pallete




       Sejak mulai mendalami makeup. Produk kecantikan yang paling aku suka itu lipstick. Apapun jenisnya, baik itu bullet, lipcream, lip pout, lipcushion, lipgloss dan semua sodara-sodaranya. Ada aja hal yang bikin aku nengok dan mengamati warna apa dan brand apa yang belom pernah aku cobain. Selalu pengen beli terus walaupun uda ngerasa kalo berlebihan banget. Tapi tetep aja ada rasa kayak, duh aku kan belum punya warna ini. Eh.. Kalo kylie lipkit dipake gimana ya rasanya di bibir. Gitu terus sampe lebaran monyet selesai.
      Tapi tiap musim kan pasti berganti. Nah kesukaan juga. Yang awalnya addict banget sama lipstick jadi beralih ke eyeshadow. Demen banget ngumpulin eyeshadow. Apalagi aku lagi gencar-gencarnya belajar rias mata. Dari sekian jenis eyeshadow yang aku punya. Ga ada satupun yang keluaran Korea. Kenapa begitu?? Selain aku ga begitu suka makeup ala korea yang menurut aku kurang greget. Aku sering baca review dari sesama blogger lain kalo eyeshadow korea itu so..so...
      Apalagi kalo dilihat dari harganya yang lumayan. So pasti aku juga ogah ogahan buat beli barang yang menurut aku lumayan pricey dan ga sebanding dengan pigmentasinya. Padahal banyak eyeshadow lain dengan harga di bawah itu dan pigmentasinya pun oke. 
      Jadi apa si Papa Recipe Color Combination ini adalah eyeshadow korea pertama aku??  Dan ya... Ini emang eyeshadow korea pertama yang aku punya. So mari kita bahas apakah eyeshadow ini sesuai sama apa yang aku bayangkan tentang eyeshadow korea selama ini..



°Box : dikemas dalam box warna putih -pastel dan ada gambar bunga yang senada dengan boxnya. Di bagian belakang box ada keterangan dengan dua bahasa. Inggris dan korea.  Ada keterangan seri yaitu love petal. Ukuran eyeshadow 8gram. 
Ke empat nama shade di dalamnya. Juga cara pemakaian. Untuk yg bahasa korea aku kurang tahu juga apakah  sama artinya dengan yg bahasa inggris.



°Packaging : overall berwarna putih dengan tutup bening. Bahannya kayak akrilik gitu. Walaupun sepertinya rapuh tapi setelah dipegang baru terasa kalau packagingnya ini kokoh. Bagian belakang ada nama-nama shade.

Atas ki-ka : pink blossom - nudie orange
Bawah ki - ka : spangle sunset - choco purple



°Ingredients : Diamond Powder, Pearl Powder, Meadowfoam seed oil, olive oil , Macadamia seed oil.

°Pigmentasi : overall pigmentasinya oke. Iya hanya oke. Bukan jelek ya.
Performanya pas aku coba pake kuas terus aku swatch bener-bener ga nampak di kelopak mata aku. Jadi memang bagusnya aplikasiin pake tangan aja. Ketahanannya juga so..so.. Lah. Jadi emang sesuai sama expektasi aku selama ini dan aku juga ga kecewa-kecewa banget. Tekturnya untuk 2 warna paling atas yaitu pink blossom dan nudie orange agak keras dan minim fall out. Untuk warna sebelah kanan bawah yaitu choco purple lebih creamy dari 2 warna diatas. Dan pigmentasinya juga lebih oke. Sebelah kiri bawah ada shade spangle sunset. Hampir sekeras pink blossom dan nudie orange tapi ditambah lagi glitternya besar partikelnya. Jadi pas diswatch berasa kasar. Agak kurang nempel juga sih , sayang banget padahal di pannya warnanya super cantik.
Hasil swatches pake jari


°Harga : untuk harga di beberapa website korea, pallete ini di bandrol dengan harga $12.90

So dari apa yang sudah aku tulis di atas..
Kesimpulan :
- pilihan warna menarik (+)
- pigmentasi oke .              (+)
- ketahanan agak kurang (- )
- packaging kokoh Dan handy (+)
- travell friendly.                 (+)
- ga ada kaca atau aplicator ( - )
- harga lumayan pricey.      ( - )
- minim fall out.                   (+)

Nah karena dari awal aku memang memperkirakan performa eyeshadow pallete ini jadi ga kecewa sama sekali. Sebenarnya malah lebih bagus dari ekspektasi aku sebelumnya. Dan satu lagi, aku ngerasa pallete ini kurang cocok dengan skintone orang Indonesia kayak kita ini. Karena warna pastelnya soft banget. Kalo orang korea dengan pink undertone sudah pasti bakal terlihat cantik.
Sekian dari aku semoga membantu kalian yang ingin mencoba membeli produk ini.



Wassalam




PureHeals Sheet Mask And Centella 65 Greentea Pack Review

Assalammualaikum Prettiest Sesuai janji aku, bulan ini aku bakal amat sangat produktif pake bangett.... Karena aku bakalan punya ...